Apa kelebihan ponpes raudlatul ulum ?

Dulu, dulu sekali. Romo Kyai Ilyas Al Yasir pernah dawuh bahwa, Beliau takkan pernah meninggalkan ngaji dimanapun.

“Nek ono aku, neng kono ono ngaji.”

Berpuluh tahun kemudian, Pondok Pesantren yang didirikan beliau ini berproses, bertransformasi dan berevolusi. Membesar. Memuai.

Allah selalu mendukung sesuatu yang mendukung Nya.

Perubahan sistem administrasi dan kurikulum telah berjalan secara fantastis. Bagaimanapun, pesantren harus selalu eksis. Maka, perubahan itu terjadi. Namun, selalu mempertahankan sistem dan pola yang baik dan terjaga.

Karena prinsip dari masyayikh adalah,

“ngaji, ngaji, ngaji”

Hidup dimanapun, dalam kondisi apapun dan sebabas apapun dirimu, ojo lali ngaji, Kang, Mbak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *