Tentang

Sekilas Biografi Pendiri Pondok Pesantren Raudlatul ‘Ulum

Simbah Kyai Ilyas Alyasir lahir di Desa Karangtanjung, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 11 Oktober 1942. Beliau adalah putradari pasangan Simbah Wangsadirja (H. Abdul Ghofur)  bin Simbah Singamenawi (H. Abdurrohim) dengan Ibu Suripah binti Simbah Krama Semita. Beliau adalah putra ke-6 dari tujuh bersaudara. Sejak kecil, Beliau di desa sudah mendapatkan pendidikan agama. Merasa kurang dengan apa yang beliau dapatkan dari kyai-kyai di desa tempat tinggalnya, beliau pun mulai nyantri di luar. Pesantren pertama yang beliau singgahi adalah Pesantren Glonggong, Klirong yang saat itu diasuh oleh Mbah Jarir. Merasa kagum terhadap cara membaca kitab kuning salah seorang teman saat nyantri di Glonggong, yang mana temannya tersebut adalah alumni Pondok Riyadul ‘Ulum, maka setelah dari pondok Glonggong beliau melanjutkan ke Pesantren Riyadul ‘Ulum, yang kala itu diasuh oleh Simbah KH. Ali Zen. Pesantren tersebut terletak di Kalirejo, Kebumen (arah tenggara dari Karangtanjung). Di Pondok tersebutlah beliau mematangkan ilmu Nahwu Shorof. Salah satu jasa beliau ketika nyantri di Riyadul ‘Ulum adalah berhasil meramaikan pondok tersebut setelah sebelumnya pernah hampir fatroh hingga tinggal dua santri yang mondok di Riyadul ‘Ulum, yaitu beliau dan Mbah Kada. Setelah 12 tahun beliau mematangkan Nahwu Shorof di Kalirejo, merasa masih haus ilmu beliau melanjutkan lagi ke Pondok Lasem Rembang asuhan Mbah Masduki. Tidak puas sampai di situ, beliau masih melanjutkan studinya lagi ke pondok Damesan Magelang. Bahkan setelah dari Damesan, masih banyak lagi pesantren yang pernah beliau singgahi seperti pesantren Salafiyah Wonoyoso asuhan Mbah Nasuha, Pesantren Darussalam Adikarso asuhan Kyai Abuhasan, Al-Kafi Somalangu asuhan Mbah Taifur. Dan pesantern terakhir yang beliau singgahi adalah Citangkolo Langgensari Jawa Barat. Sepulanggnya beliau dari Citangkolo, Beliau mulai mengabdi di desa kelahirannya, mengamalkan ilmu yang telah beliau dapat.
Pada tahun 1983 M/ 1404 H beliau memiliki jasa besar, yaitu mendirikan Pondok Pesantren yang diberi nama Riyadul ‘Ulum Al-Hidayah, tepatnya pada tanggal 27 Sya’ban. Kemudian pada tahun 1992 berganti nama menjadi Raudlatul ‘Ulum. Selanjutnya pada 24 Maret 2016 berdiri sebagai yayasan, dengan nama Roudlatul ‘Ulum Karangtanjung.
Beliau Wafat Pada malam Sabtu tanggal 23 Jumadil Awwal 1431/ 7 Mei 2010.Kini perjuangan beliau dilanjutkan oleh istri tercinta bersama dengan para putra dan menantu beliau.